Tips Perawatan Sabuk Kulit Agar Tetap Tahan Lama

by osbergleather on Oct 25, 2014

Ikat Pinggang Dibakar

Ikat pinggang kulit menjadi salah satu bagian dari fashion yang wajib dimiliki oleh setiap pria dan wanita untuk menunjang penampilan formal mereka. Perkembangan trend fashion diseluruh dunia sering menggunakan ikat pinggang kulit sebagai aksesoris wajib yang dapat membuat tampilan busana jadi lebih menarik. Namun, tidak semua ikat pinggang terbuat dari kulit asli sehingga kadang cepat rusak atau memiliki tekstur yang kurang kuat. karena itulah anda harus lebih berhati-hati dalam memilih ikat pinggang dari bahan kulit yang berkualitas sehingga selain Anda bisa lebih bergaya juga lebih awet saat dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sejatinya, material kulit memang memiliki banyak kelebihan, yaitu karakteristiknya yang kuat dan tahan lama. Namun, untuk mendapatkan kelebihan dari bahan kulit, Anda juga harus benar-benar memperhatikan cara perawatannya. Karena jika tidak, maka ikat pinggang yang terbuat dari bahan kulit yang Anda miliki akan menjadi lebih cepat rusak atau bahkan rapuh.

Karena itulah kami akan memberikan beberapa tips tentang cara merawat ikat pinggang kulit supaya lebih awet dan tahan lama..

  • Belilah ikat pinggang yang berkualitas
Jika Anda berkenan, belilah ikat pinggang yang strapsnya terbuat dari bahan kulit asli. Karena percayalah Anda tidak akan pernah rugi saat Anda berani berinvestasi dalam hal berpenampilan.
  • Hindari menyimpan di tempat lembab

Saat akan menyimpan koleksi ikat pinggang yang terbuat dari kulit, pastikan bahwa tempat penyimpanannya benar-benar kering dan tidak berada di area yang lembab. Kondisi penyimpanan yang cukup lembab, akan memudahkan tumbuhnya jamur pada bahan kulit. Selain membuat kotor ikat pinggang kulit Anda, jamur juga akan membuat bahan kulit menjadi rapuh.

  • Keringkan sebelum disimpan

Selain tempat penyimpanan, ikat pinggang yang terbuat dari kulit juga harus dipastikan telah benar-benar kering sebelum disimpan. Misalnya jika ikat pinggang habis dicuci, maka harus dikeringkan terlebih dahulu. Alasannya sama seperti di poin pertama, yaitu untuk mencegah timbulnya jamur yang dapat merusak bahan kulit.

  • Cara pengeringan

Jika Anda berniat mencuci ikat pinggang Anda, hindari menjemurnya langsung di bawah terik matahari. Sinar matahari yang terlalu terik, akan membuat bahan kulit menjadi kaku, mengkerut, dan lapisan luarnya akan mudah sekali pecah-pecah. Jemurlah ikat pinggang yang habis dicuci, di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, namun dengan sirkulasi udara atau angin yang cukup. Dengan cara ini, maka ikat pinggang akan kering secara perlahan tanpa merusak bahan kulitnya.

  • Cara penyimpanan

Saat menyimpan ikat pinggang kulit, usahakan untuk tidak menggulung dan menumpuknya bersama barang-barang lain di dalam lemari. Menyimpan ikat pinggang dalam gulungan yang terlalu kecil, tentunya akan membuat bentuk ikat pinggang menjadi melengkung dan sulit kembali seperti semula. Sebaiknya, gantung ikat pinggang di lemari agar sirkulasi udara lebih lancar dan tidak merubah bentuk asli dari gesper kulit.

Sekian penjelasan mengenai tips perawatan sabuk kulit, info selengkapnya mengenai ikat pinggang Osberg dapat anda temukan disini:
http://www.osbergleather.com/products/category/belts